Partai Parade Nusantara

PARTAI POLITIK  yang dideklarasikan tanggal 22 desember 2006 di jakarta dihadiri oleh Ibu Marwah Daud dan Bpk Hendro Priyono, partai itu bernama PARTAI PARADE NUSANTARA, saya dipercaya teman teman menjadi Sekretaris Jendral DPN ( Dewan Pimpinan Nasional ).

Dengan dukungan Ibu Kumiayi Agung Saputra dalam pendanaan, beberapa akademisi dan praktisi hukum dan politik, saya mendapat kesempatan merumuskan konsep kepartaian Partai Parade Nusantara. Dengan mengusung semangat ”Membangun Desa, Memperkokoh Kota menuju Indonesia Jaya”  dengan slogan ” Desa – Bangkit, Parade – Menang, Indonesia – Jaya”, akhirnya PARTAI PARADE NUSANTARA mampu mengelar apel besar di Mojokerto Jawa Timur pada 3 April 2007 dihadiri Jend. Riamizad Riyakudu, Marwah Daud, HS Dillon, Fadli Zon dan beberapa tokoh nasional lainnya. Dipilihnya 3 april bertepatan dengan memeperingati hari kebangkitan desa yang pertama.

Mengingat pada kedekatan PARTAI PARADE NUSANTARA dengan beberapa tokoh militer seperti Sutiyoso, Hendropriyo, Prabowo Subiyanto, Riamizad Riyakudu maka semangat ”NKRI harga mati” dikemas dalam semangat ”Manunggal Jalinan Sumatantra”  (Mempersatukan Jawa Bali Nusa Tenggara Sulawesi Maluku Papua Kalimantan Sumatra). Kekuatan kebangkitan yang diusung oleh PARTAI PARADE NUSANTARA Tri Pilar ”Kebangkitan Nusantara”  (Pendidikan Gratis, Kesehatan Murah, Rakyat berpenghasilan) dengan berdasar pada Panca Karya Nusantara (Ideologi Kokoh, Moralitas Kuat, Hukum Tegak, Harkat Rakyat Terjaga, Pemimpin Bangsa Tangguh)

November 2007 di Semarang, saya diminta berhenti menjadi Sekretaris Jendral dan dijadikan Dewan Wali Partai berdasar pada dengan perubahan struktur dan AD ART Partai  Parade Nusantara. Tanggal 4 April 2008 dinyatakan Partai Parade Nusantara TIDAK LOLOS VERIFIKASI DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM.

Dengan berbekal Kegagalan menjadi partai politik, maka PARADE NUSANTARA menjadi dari partai menjadi Ormas Persatuan Rakyat Desa ( Parade ) Nusantara.yang disepakati dalam RAKERNAS akhir april 2008. Para pengurus partai yang masih berhasrat melakukan kegiatan politik kemudian bergabung  dalam beberapa partai, antara lain : Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Pelopor, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Demokrat dll.

Sampai disinilah saya mengikuti Parade Nusantara, setelah menjadi Ormas, saya merasa sudah sukup membantu sampai saat rakernas yang harus mengawal untuk tidak terjadinya rakernas ganda. Saat rakernas ada kelompok sempalan yang juga mengadakan acara serupa di puncak bogor, disisi yang lain saya sudah memiliki ormas Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara yang saya deklarasikan pada 8 februari 2008.

BUKU PROFILE PARTAI februari 2008

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s