BIF 2003: Mimpi Indah Jawa Tengah?


Kompas – Jawa Tengah : BOROBUDUR International Festival (BIF) tahun 2003 niscaya akan merupakan perhelatan akbar Provinsi Jawa Tengah dalam rangka 20 tahun purna pugar Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.

BIF 2003 yang akan diselenggarakan tanggal 11-17 Juni 2003 oleh Pemerintah Provinsi Jateng tampaknya ingin diselenggarakan secara profesional. Ini dibuktikan dengan menunjuk profesional convention organizer sebagai pelaksana acara.

Akan tetapi, dalam sosialisasi BIF yang dilakukan di sebuah hotel di Semarang Maret 2003 lalu, bukan pihak organizer yang banyak menjawab pertanyaan peserta sosialisasi, melainkan justru Dinas Pariwisata Jateng.

Dalam paparan yang disajikan tidak tampak target yang ditetapkan dan seberapa besar target itu telah dicapai dalam tahap persiapan. Dinas Pariwisata Jateng belum menghitung, sementara pihak organizer terkesan tidak tahu.

BIF 2003 adalah perhelatan besar yang tidak mungkin diselenggarakan tanpa target yang jelas. Seperti informasi mengenai jumlah negara peserta BIF, jumlah pengunjung yang diharapkan hadir (baik domestik maupun mancanegara), dan banyak lagi target terukur lain yang sebenarnya dapat dibuat atau diprediksikan sebagai tolok ukur suksesnya sebuah acara.

Pameran internasional, salah satu mata acara dalam BIF 2003, adalah salah satu acara penting dalam kegiatan BIF 2003. Dalam kegiatan ini diharapkan terjadi pengenalan produk lokal kepada pembeli potensial, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam BIF 2003 kegiatan pameran terbagi dalam International Arts & Handicrafts Exhibition dan International Trade, Tourism, and Investment Exhibition.

Parameter kesuksesan pameran jelas harus terukur, walaupun saat sosialisasi belum terlihat.

Menurut Dinas Pariwisata Jateng, pasar (pengunjung) domestik memang mulai digarap untuk menyukseskan BIF 2003.

Namun sampai saat ini pun kita belum bisa melihat bentuk publikasi yang benar-benar efektif yang dilaksanakan, selain spanduk dan sedikit iklan melalui media massa lokal. Dengan demikian, masyarakat luas belum mendapat gambaran, apa yang menjadi daya tarik BIF 2003.

Lalu, BIF untuk siapa?

Gubernur Jateng Mardiyanto memang sudah melakukan road show untuk mengenalkan BIF 2003 di berbagai negara.

Sejumlah negara juga sudah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi. Tetapi, masyarakat pada umumnya masih belum terlalu didorong untuk berpartisipasi maksimal untuk menyukseskan BIF 2003 di Magelang.

Harus diakui, BIF 2003 adalah ide luhur untuk memajukan pariwisata Jateng yang sekian lama belum kunjung “bergerak”. Tetapi, dalam sosialisasi BIF 2003 pun tidak terungkap kemitraan yang terjalin antara Pemprov Jateng, organizer, dengan kalangan pebisnis di Jateng.

Asita sebagai kelompok pebisnis di bidang perjalanan, Kadin sebagai kelompok pebisnis industri dan perdagangan, PHRI sebagai kelompok pebisnis hotel dan restoran ternyata tidak pernah terlibat dalam road show yang dilakukan Pemprov Jateng. Padahal, mereka yang diharapkan berperan aktif dalam kegiatan ini.

Asita dan Kadin mungkin hanya mendapat tawaran menyewa anjungan yang tersedia. PHRI mungkin hanya diminta berpartisipasi dengan special rate untuk tamu BIF 2003. Kalau memang benar hanya ini yang terjadi, kita perlu bertanya untuk siapa sebenarnya kegiatan ini digelar?

Pemprov Jateng tampaknya bermimpi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan salah satu caranya mengembangkan sektor pariwisata. Padahal, kebersamaan adalah kunci untuk menciptakan mimpi itu menjadi kenyataan.

Sesaat lagi BIF 2003 pasti digelar. Jadi, bukan saatnya lagi masing-masing berpikir mencari kesalahan atas proses yang berlalu. Seluruh potensi Jateng harus bergandeng tangan dan berpegangan erat untuk menjadi BIF 2003 sebagai momen kebangkitan pariwisata, industri, dan bisnis di Jateng.

Suryokoco, Pekerja pariwisata dan humas Lembaga Pemberdayaan Bangsa (LPB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s